Thursday, December 13, 2018

Kuis Agama Islam

Nama : Karima Nailatul Muna
NIM/kelas : 932503415/A
Prodi/Fakultas : Pendidikan Bahasa Arab/Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Artikel ini di unggah untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah E-learning

Pengetahuan tentang agama Islam sangatlah penting. Oleh karena itu saya akan membagikan kuis tentang dasar agama Islam untuk mengasah pengetahuan tentang agama Islam. Berikut kuis agama Islam bisa langsung klik link di bawah ini. 
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScu5ZbfoGdA0O7n7d7aGhB3BNY9rjs65X0p5QiETo2W-Mlvwg/viewform

LAPORAN KEGIATAN PEMBUATAN VIDEO PENDEK “GARA-GARA GADGET”


A.    MUQADDIMAH
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kegiatan produksi video pendek “Gara-Gara Gadget” telah selesai dilaksanakan tanpa adanya kendala yang berarti.
Perencanaan yang matang, masukan-masukan dan dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat yang bersangkutan sangat membantu sekali kelancaran program ini. Secara umum program berhasil dilaksanakan. Tahapan persiapan berjalan tanpa kendala sama sekali.
Tahap produksi atau pengambilan gambar (shooting) memang mengalami kendala. Kendala utama terletak pada penentuan waktu dan lokasi pengambilan gambar (shooting). Waktu yang singkat dan seringkali berbenturan dengan jadwal perkuliahan ataupun kesibukan tiapa individu yang berbeda membuat sulitnya menyelipkan waktu khusus untuk shooting. Lokasi yang terkadang tak bersahabat karena terlalu gelap atau terlalu silau ataupun dikarenakan penyesuaian background yang terkadang kontras dengan adegan yang akan diperankan. Kendala selanjutnya adalah pemeran yang bukan asli artis yang membuat adegan yang ditampilkan harus mengalami proses shooting berulang-ulang sehingga memakan waktu yang banyak.
Tahap editing video juga mengalami kendala yaitu tidak terbiasanya anggota untuk melakukan editing membuat proses semakin lama dan butuh ketelatenan. Tahap
B.     DASAR PELAKSANAAN
1.      Tugas mata kuliah e-learning yang diperuntukkan bagi mahasiswa PBA semester 7 tahun angkatan 2018 oleh Bapak Ahmad Syamsuddin, M.Kom sebagai tugas untuk Ujian Tengah Semester (UTS).
2.      Hasil kesepatakan bersama antar anggota kelompok yang mengambil fenomena yang sedang booming di masyarakat yang selalu bergantung pada gadget seolah menjadi alat penimbul kecanduan khusus bagi penggunanya.

C.    TUJUAN
1.      Media kreativitas mahasiswa PBA IAIN Kediri semester 7 tahun akademik 2018 dalam bidang pembuatan video,
2.      Menumbuhkan kesadaran sosial akan dampak negaif akibat terlau berlebihan dalam penggunaan gadget terlebih untuk hal yang kurang bermanfaat,
3.      Menjadi media dokumentasi atas hasil pengamatan dan pengembangan ide terhadap kondisi diri dan sosial,
4.      Media apresiasi anak muda/pelajar pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,
5.      Menghadirkan tontonan yang mendidik dan menghibur bagi masyarakat,
6.      Media publikasi yang efektif terhadap keadaan dan keberadaan IAIN Kediri.

D.    PELAKSANAAN KEGIATAN
1.      PERSIAPAN
Agar proses produksi berjalan dengan lancar dan terarah, maka melalui tahap persiapan yang matang. Persiapan yang dilakukan berupa :
–       Mempelajari teknik pembuatan video dari HP pendek melalui video di youtube yang di upload oleh situs kamu juga bisa,
–       Melakukan diskusi dan bertukar pikiran (brainstorming) dengan sesame anggota kelompok yang telah ditentukam tentang ide pembuatan video ini,
–       Melakukan pemilihan peran (casting) dan melibatkan 5 anggota kelompok yang dilaksanakan pada Jum’at, 12 Oktober 2018 mulai pukul 09.000 s.d 10.20 di laboratorium komputer.  Hasil casting menjadi pertimbangan untuk memilih tema dan pembagian pemeran dalam film.
–       Penyusunan naskah skenario yang bisa menggambarkan kondisi, penyebab dan dampak penggunaan gadget secara berlebihan dan berakibat fatal.
–       Penyusunan pembagian tugas (job description) masing-masing anggota kelompok dalam pembuatan video ini, kami tidak melibatkan pihak-pihak lain karena video ini pendek dan sederhana sehingga peran bisa di lakukan secara bergantian.
–       Latihan pengambilan gambar dilaksanakan spontan sebelum pengmbilan gambar sesungguhnya, meskipun melalui kegagalan beberapa kali tapi hal itu tidak mengurangi semangat kai untuk shooting, dan alhamdulillah proses shooting pun terselesaikan dalam tiga kali shooting.
2.      PRODUKSI (SHOOTING)
Proses produksi berlangsung tiga kali di dua tempat yang berbeda.
–       Hari Pertama (Jum’at, 19 Oktober 2018)
Adegan ini di ambil di Taman Ngronggo yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Ngronggo, Kota Kediri. Adegan yang diambil menitik beratkan pada dampak gadget yang menimbulkan perpecahan antara teman sebaya.
–       Hari Kedua (Sabtu, 20 Oktober 2018)
Adegan ini juga di ambil di Taman Ngronggo yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Ngronggo, Kota Kediri. Adegan ini menceritakan tentang pelajar yang sulit berkonsentrasi akibat gadgt yang selalu bordering sehingga pesan dibalik gadget itu selalu membayanginya. Juga menceritakan tentang seseorang yang asyik dengan gadgetnya dan tidak memperdulikan lingkungan sekitar sehingga menjadi pembicaraan orang-orang di sekitarnya.
–       Hari Ketiga (Jum’at, 26 Oktober 2018)
Adegan ini di ambil di Taman Ngronggo yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Ngronggo, Kota Kediri. Adegan ini menampilkan tentang orang-orang yang terlalu asyik dengan gadgetnya sehingga kurang fokus terhadap lingkungan sekitar, akhirnya membahayakan dirinya sendiri. Adegan ini juga menjelaskan sedikit pesan moral melalui tulisan ppada kertas untuk membatasi penggunaan gadget.
3.      PERBAIKAN (EDITING)
Proses editing memakan waktu yang relatif lama karena melibatkan banyak aplikasi komputer yang dituntut untuk detail. Berdasarkan hasil editing, maka dari 34 adegan utama berhasil dikembangkan menjadi 163 adegan dengan memperhatikan sudut pengambilan gambar (video). Aplikasi software yang digunakan adalah Boilsoft Video Joiner and Splitter yang berfungsi untuk menggabungkan dan memotong file video hasil shooting. Sedangkan untuk proses finishing menggunakan apikasi software Ulead Video Studio 8. Musik pengiring yang digunakan adalah lagu “Cintaku di atas Kertas”, yang dipopulerkan oleh “Siti Nurhaliza” dan lagu “Ya Sudahlah”, yang dipopulerkan oleh “Bondan and Feed2Black”. Hingga laporan ini disusun, proses editing masih belum selesai sehingga jumlah durasi film pendek hanya bisa diinformasikan sekitar 30 menit.
4.      PUBLIKASI/ DISTRIBUSI
Program publikasi dan distribusi dilakukan melalui akun yutube milik salah satu anggota kelompok. Hal ini dikarenakan lebih melekatnya masyarakat pada sosial media seperti youtube. Seiring terpublikasinya video pendek dan sederhana ini diharapkan mampu menyadarkan dan menginspirasi masyarakat terutama para pemuda yang selalu bergantung pada gadgetnya.
E.     SINOPSIS
Nur Hikmah, seorang siswa dari SMP Negeri 2 Pulosari-Pemalang, sebuah sekolah yang berada di pinggiran kota Pemalang dan tepat berada di 7 km di bawah kaki Gunung Slamet, yang harus berjuang antara kemiskinan, prestasi belajar, dan tuduhan menyontek saat ulangan.
Setiap hari Nur harus berjuang keras untuk bisa sampai ke sekolah tepat waktu. Namun karena lokasi yang jauh, Nur sering terlambat ke sekolah. Rute yang jauh dan jalan rahasia untuk masuk ke lokasi sekolahnya sudah menjadi bagian keseharian Nur apabila terlambat mendapatkan tumpangan mobil pick up yang biasa digunakan sebagai angkutan para siswa.
Bu Didin, guru matematika, sangat terkejut dan hampir tak percaya saat menemukan sebuah kertas sobekan yang berisi contekan tergeletak di dekat kaki Nur saat ulangan. Dengan terpaksa bu Didin memberikan hukuman pada Nur karena bukti-bukti menyontek itu.
Mabruroh, Diana dan Uswatun adalah kawan dekat Nur. Mereka setia mendampingi Nur saat Nur dipanggil menghadap Bu Didin karena insiden contekan tersebut.
Nur yang juara kelas harus merelakan diri melepaskan prestasinya dan sekolahnya untuk merantau dan bekerja karena desakan kemiskinan. Mabruroh, Diana dan Uswatun sangat terpukul dengan keadaan Nur saat Nur memutuskan untuk putus sekolah demi bisa mencari uang di kota dan membantu biaya sekolah adik-adiknya.
F.     LOKASI
Lokasi pengambilan gambar dilakukan di Taman Ngronggo yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Ngrronggo, Kota Kediri. Lokasi selanjutnya di Kampus 1 IAIN Kediri tepatnya di area teras Laboratorium bahasa. Pengambilan contoh gamba-gambar singkat dilakukan di kampus IAIN Kediri dan area sekitarnya.
G.    PESAN
Pesan yang ingin di sampaikan dalam video pendek ini adalah :
·         Peningkatan sikap individual yang timbul akibat lebih seringnya interaksi dengan gadget harus menumbuhkan kesadaran tersendiri bagi kita semua,
·         Sosialisasi dengan lingkungan sekitar yang kurang karena lebih sering komunikasi lewat media sosial harus menyadarkan kita agar melihat keadaan dunia nyata dahulu sebelum melayani yang ada di dunia maya,
·         Terjadinya keributan akibat pertengkaran karena kesalahfahaman gara-gara focus pada urusan gadgetnya masing-masing menjadi koreksi tersendiri bagi kita,
·         Batasi penggunaan gaget dan mulailah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar !! karena masa depan kita berada di dunia nyata bukan dunia maya,
·         Kecanggihan teknologi boleh jadi mewarnai dunia globalisasi, namun hidup bermasyarakat lebih menemukan perannya dalam sosialisasi kekerabatan yang erat.
H.    EVALUASI DAN MASUKAN
Sebagai bahan pertimbangan untuk kegiatan sejenis di masa mendatang, maka berikut ini berapa masukan yang didapatkan setelah melakukan evaluasi selama pelaksanaan pembuatan video ini :
–          Menyiapkan pemain yang sesuai dengan karakternya sehingga tidak memerlukan penyesuaian lebih lama,
–          Menyiapkan naskah skenario lebih awal untuk bisa dipelajari oleh seluruh tim produksi,
–    Melakukan sesi latihan lebih sering dan di usahakan agar tidak terlalu mendadak dalammelakukan persiapan,
–          Menyiapkan jadwal yang detail saat proses pengambilan gambar,
–        Untuk scene yang melibatkan banyak pihak agar mengkondisikan lebih awal termasuk kode aba-aba dan kemungkinan pengulangan adegan,
–        Breefing tentang pengenalan dan latihan sesuai dengan tugas dan fungsi dari masing-masing tim produksi,
–      Menyiapkan setidaknya satu hari untuk menjaga kemungkinan scene yang perlu diulang sebelum akhirnya di edit,
–          Perlu dilakukan survei lapangan dan pengecekan peralatan selama proses persiapan dan tidak mendadak saat proses shooting.

TIM PRODUKSI
Lampiran 1
JOB DESCRIPTION
Lampiran 2
PENUTUP
Demikian laporan ini disusun untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Kediri, 28 Oktober 2018
Hormat kami,
Kelompok 3 :
a.       Nahnu Khoiriyatin Aisyah      (932500415)
b.      Fitria Mar’atus Sholikhah       (932501415)
c.       Siti Tarminah                           (932501915)
d.      Karima Nailatul Muna            (932503415)
e.       Irtifa’ul Qudriyah                   (932505415)
LAMPIRAN 1
TIM PRODUKSI
Kelompok 3 :
1.      Nahnu Khoiriyatin Aisyah      (932500415)
2.      Fitria Mar’atus Sholikhah       (932501415)
3.      Siti Tarminah                           (932501915)
4.      Karima Nailatul Muna            (932503415)
5.      Irtifa’ul Qudriyah                   (932505415)
LAMPIRAN 2
JOB DESCRIPTION
1.      Ide ceriita dan sutradara         : Nahnu Khoiriyatin Aisyah
2.      Produser                                  : Karima Nailatul Muna
3.      Penulis Naskah                       : Fitria Mar’atus Sholikhah
4.      Kameramen                             : Siti Tarminah
5.    Editor                                      :  Irtifa’ul Qudriyah

BAWANG MERAH SEBAGAI ASET UTAMA DESA NGADIBOYO SERTA INOVASI OLAHANNYA



Nama : Karima Nailatul Muna
NIM/kelas : 932503415/A
Prodi/Fakultas : Pendidikan Bahasa Arab/Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Artikel ini di unggah untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah E-learning 
Kuliah Kerja Nyata (KKN) ialah rangkaian kegiatan akademik yang merupakan bagian dari pengabdian masyarakat oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kegiatan ini merupakan salah satu komponen akademik Tri Dharma Perguruan Tinggi, disamping pendidikan dan penelitian. Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan terjadi hubungan timbal-balik antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Salah satu perguruan tinggi yang melaksanakan kegiatan tersebut adalah IAIN Kediri.
KKN IAIN Kediri diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri. Pada tahun ini, KKN IAIN Kediri menggunakan metode ABCD (Asset-Based Community Development) yaitu metode yang berkonsentrasi pada pemberdayaan masyarakat melalui aset yang dimiliki serta pemanfaatannya. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan maasyarakat yang mandiri.
Penulis sebagai peserta KKN kelompok 53 akan menggambarkan asset yang dimiliki oleh daerah KKN penulis.
Kelompok KKN 53 bertempat di Dusun Ngadiboyo Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Desa ini termasuk terletak di bagian utara Kabupaten Nganjuk. Akses menuju desa ini pun terbilang mudah karena cukup dekat dengan pusat kota. Tak heran jika desa ini pernah tergolongkan sebagai desa maju meskipun sekarang mengalami kemunduran menjadi desa berkembang.
Asset utama dusun Ngadiboyo sendiri adalah bawang merah. Mayoritas pekerjaan penduduk di dusun ini adalah petani. Pada saat musim kemarau, hampir seluruh petani di dusun Ngadiboyo menanam  bawang merah. Masa panennya pun cukup singkat, yaitu 2-3 bulan.
Selama ini bawang merah di dusun Ngadiboyo hanya dijual dalam bentuk bawang merah utuh tanpa olahan. Oleh karena itu, kelompok kami memiliki inovasi baru untuk mengolah bawang merah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, yaitu stik bawang merah.
Langkah awal yang kami lakukan adalah percobaan pembuatan produk olahan bawang merah. Setelah melakukan percobaan beberapa kali, inovasi ini siap disosialisikan.
Langkah selanjutnya adalah sosialisasi. Sosialisasi ini mengundang Bapak Rofiq selaku dosen ekonomi di IAIN Kediri. Sasaran sosialisasi ini adalah para ibu PKK dan Muslimat Al Hidayah. Tak lupa kami juga mengundang para perangkat desa dan dusun Ngadiboyo. Hasilnya, warga pun cukup antusias mengikuti sosialisasi ini.
Setelah diadakannya sosialisasi ini, diharapkan warga mampu mengembangkan asset yang dimilikinya, khususnya bawang merah yang merupakan asset utama dusun Ngadiboyo. Jika sebelumnya bawang merah hanya dijual langsung tanpa diolah, maka setelah diadakannya sosialisasi ini, diharapkan warga dapat mengolah bawang merah menjadi produk yang bernilai tinggi. Stik bawang merah contohnya.
 Dan setelah 45 hari mengikuti kegiatan KKN, penulis merasakan manfaat yang banyak dari kegiatan ini. Banyak pengalaman dan hal baru yang didapatkan oleh penulis. Bagi penulis, kegiatan KKN merupakan pengalaman yang tak terlupakan.

E-Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab

Nama : Karima Nailatul Muna
NIM/kelas : 932503415/A
Prodi/Fakultas : Pendidikan Bahasa Arab/Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Artikel ini di unggah untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah E-learning

Dewasa ini, penggunaan internet dalam proses pembelajaran banyak diminati. Internet sendiri sangat bermanfaat untuk menggali sumber pengetahuan yang tidak hanya didapat dalam pembelajaran di kelas. Pembelajaran menggunakan internet merupakan salah satu dari perwujudan pembelajaran abad 21 yang mengikuti perkembangan zaman. Pembelajaran menggunakan internet ini biasa disebut dengan e-learning.
E-Learning, menurut Darin E. Hartley (2001) merupakan jenis belajar- mengajar yang memungkinkan tersampainya bahan ajar ke mahasiswa dengan menggunakan media internet. E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer dan sebagainya (Dublin L., 2003). Jadi, sebuah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebut dengan e-Learning.
Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet (Hari Wibawanto, 2006). Dengan kata lain, pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja tanpa harus bertatap muka dengan pengajar.
Produk teknologi informasi dan komunikasi yang telah merambah dunia pendidikan berhasil mengubah model pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran e-learning atau e-edukatif, termasuk juga dalam pendidikan bahasa Arab. E-learning dalam bahasa Arab disebut dengan التعليم الالكتروني. E-Learning dipandang sebagai bagian terpenting dalam upaya meningkat proses belajar mengajar (Suteja, 2008).
Menurut A.W. Bates (1995), manfaat pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik yaitu:
1. Enhance Interactivity, meningkatkan kadar interaksi pembelajaran,
2. Time and Place Flexibility, memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja,
3. Potential to Reach a Global Audience, menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas,
4. Easy Updating of Content as Well as Archivable Capabilities, mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran.
Dalam proses pendidikan bahasa Arab, keempat fungsi media di atas sangat diperlukan untuk mengangkat citra bahasa Arab telah dikesankan minim dan berada di kelas bawah, sekaligus untuk memperkaya produk teknologi atau software edukatif bahasa Arab. Karena itu, model pendidikan berbasis Arabic E-Learning menjadi solusi pengembangan bahasa yang dimulai dari pengembangan aspek media ajar. Solusi ini untuk menjawab rendahnya minat pelajar terhadap bidang studi bahasa Arab, sekaligus untuk mengantipasi perubahan dari model pembelajaran konvensional ke model e-learning.
E-learning sangat bermanfaat dalam pembelajaran bahasa Arab. Selain dapat menarik minat pelajar, e-learning juga dapat membantu pemahaman materi pada siswa karena beragamnya media yang dipakai dalam pembelajaran e-learning. Media tersebut dapat berupa audio dan visual yang memungkinkan siswa dapat dengan mudah menerima materi karena cepat terserap oleh otak. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Arab menggunakan e-learning sangat disarankan.

Thursday, November 29, 2018

Kata Mutiara Ali

Kali ini saya akan membagi kata-kata mutiara Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib merupakan salah satu sahabat Nabi yang terkenal dengan kecerdasannya. Banyak petuah-petuah beliau yang terkenal hingga saat ini. Diantaranya adalah sebagai berikut:

"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia."

"Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu."

"Tiga hal yang menyelamatkanmu, yaitu; takut kepada Allah, baik secara diam-diam maupun terang-terangan; hidup sederhana, baik di waktu miskin maupun kaya; dan berlaku adil, baik diwaktu marah maupun ridha."

"Sesungguhnya wanita (sanggup) menyembunyikan cinta selama empat puluh tahun, namun tidak (sangup) menyembunyikan kebenciaan walau hanya sesaat."

"Tiga macam orang yang tidak diketahui kecuali dalam tiga situasi; (pertama) tidak diketahui orang pemberani kecuali dalam situasi perang. (kedua) tidak diketahui orang yang penyabar kecuali ketika sedang marah. (ketiga) tidak diketahui sebagai teman kecuali ketika (temannya) sedang butuh"

"Barang siapa yang dalam urusannya berada pada posisi tidak memikirkan akibatnya, maka dia telah menghadapkan dirinya pada musibah yang besar"

"Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah; berderma di saat susah, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum"

"Jika perkataan keluar dari hati, maka ia akan berpengaruh terhadap hati, dan jika ia keluar dari lidah, maka ia tidak akan mencapai telinga"

"Jika engkau ingin mengetahui watak seseorang, maka ajaklah dia bertukar pikiran dengan mu. Sebab, dengan bertukar pikiran itu, engkau akan mengetahui kadar keadilan dan ketidakadilannya, kebaikan dan keburukannya."

"Duduklah bersama orang-orang bijak, baik mereka itu musuh atau kawan Sebab, akal bertemu dengan akal."

"Sebaik-baik kehidupan adalah yang tidak menguasaimu dan tidak pula mengalihkan perhatiaanmu (dari mengingat Allah SWT)."

"Tanyailah hati tentang segala perkara karena sesungguhnya ia adalah saksi yang tidak akan menerima suap"

"Kecemburuan seorang wanita adalah kekufuran, sedangkan kecemburuan seorang laki-laki adalah keimanan."

"Berbicaralah, niscaya kalian akan dikenal karena sesungguhnya seseorang tersembunyi dibawah lidahnya"

"Sesungguhnya hati memiliki keinginan, kepedulian, dan keengganan. Maka, datangilah ia dari arah kesenangan dan kepeduliaannya. Sebab, jika hati itu dipaksakan, ia akan buta"

"Tidak ada kenikmatan di dunia ini yang lebih besar dari pada panjang umur dan badan yang sehat."

"Barangsiapa yang telah kehilangan keutamaan kejujuran dalam pembicaraannya, maka dia telah kehilangan akhlaknya yang termulia"

"Buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara"

"Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaan."

"Sebaik-baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya, dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu"

"Siapa yang memandang dirinya buruk maka dia adalah orang yang baik. Dan siapa yang memandang dirinya baik, dia adalah orang yang buruk."

"Murah senyum itu bukti kasih, dan sabar itu kuburan aib."

"Janganlah memandang kepada siapa yang bicara, tetapi perhatikanlah apa yang ia bicarakan."

"Barang siapa mengenal dirinya maka dia mengenal Tuhannya."

"Bergaullah dengan suatu manusia yang jika engkau mati mereka menangisi kepergianmu. Dan jika engkau masih hidup mereka merindukanmu."

"Jangan mengkritik orang bodoh karena dia akan membencimu, Tapi kritiklah orang yang berakal dia akan mencintaimu."

Copyright @ 2013 my notes.